Pada tanggal 7 Januari 2026, Tim KKN 11 UNDIP diterjunkan ke Desa Turunrejo, Kendal, dengan fokus utama pada budidaya dan pemberdayaan pengolahan nila payau (nila saline). Kegiatan ini dipimpin oleh Muhammad Hauzan Arifin, M.Si bersama tim KKN yang terdiri dari mahasiswa dan dosen pembimbing. Nila payau, yang dapat dibudidayakan di daerah dengan salinitas tinggi, menjadi salah satu solusi dalam mengoptimalkan sumber daya perikanan di daerah pesisir.
Tim KKN 11 melaksanakan riset lapangan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat desa setempat mengenai teknik budidaya nila payau yang efisien, serta berbagai metode pengolahan produk berbasis nila payau. Selain itu, mereka juga mengajarkan cara memasarkan produk olahan ikan nila yang bernilai tambah, seperti abon, keripik ikan, dan produk lainnya. Melalui pendekatan berbasis teknologi dan pemberdayaan lokal, masyarakat Desa Turunrejo diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola budidaya nila payau dan memperluas pasar produk-produk perikanan mereka.
Dengan kerjasama antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian lokal dan memperkenalkan potensi budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, diharapkan program ini dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

