Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Diponegoro kembali menorehkan capaian membanggakan pada tahun 2026. Sejumlah dosen THP berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang bersumber dari dana non-APBN Tahun Anggaran 2026. Keberhasilan ini merupakan bagian dari capaian lebih luas FPIK Undip, di mana total 64 proposal dosen dinyatakan lolos seleksi pendanaan berdasarkan pengumuman resmi dari LPPM Universitas Diponegoro pada 23 April 2026.

Pada skema penelitian, dosen THP menunjukkan kontribusi signifikan melalui berbagai topik strategis, khususnya dalam skema Riset Publikasi Internasional (RPI) dan World Class Research University (RWCU). Topik penelitian yang diangkat mencakup pengembangan pangan fungsional berbasis sumber daya kelautan, eksplorasi senyawa bioaktif dari hasil samping perikanan, pemanfaatan mikroalga sebagai bahan inovatif, hingga kajian biomaterial yang berpotensi untuk aplikasi biomedis. Hal ini mencerminkan kuatnya orientasi riset THP pada inovasi, keberlanjutan, dan pemanfaatan sumber daya laut secara optimal.

Selain penelitian, kontribusi dosen THP juga terlihat pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui skema Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pangan berbasis potensi lokal. Keberhasilan ini melibatkan sejumlah dosen THP yang berpartisipasi dalam berbagai skema pendanaan kompetitif. Adapun rincian nama dosen, skema, serta judul kegiatan yang memperoleh pendanaan dapat dilihat pada tabel berikut.

Capaian ini mencerminkan komitmen kuat sivitas akademika THP dalam membangun budaya akademik yang produktif, inovatif, dan berdampak. Pendanaan yang diperoleh tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kualitas riset dan pengabdian yang diusulkan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, Prodi THP FPIK Undip akan terus mendorong dosen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai program pendanaan, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna memperkuat daya saing global institusi.