Salatiga, 26 Juli 2026 — Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam KKN-T 98 UNDIP 2026 melaksanakan program multidisiplin bersama PKK RW 3 Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan ilmu Teknologi Hasil Perikanan sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai kualitas dan diversifikasi hasil perikanan. Program tersebut melibatkan Binta Rifa’atan Nusyroh, Vina Aulia Rahma, dan Muhammad Rizal Nawawi, dengan pendampingan DPL Muhammad Hauzan Arifin, S.Pi., M.Si. Sosialisasi awal dilaksanakan satu minggu sebelum praktik, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pada 26 Juli 2026.
Binta memberikan edukasi mengenai cara membedakan ikan segar dan tidak segar, sedangkan Vina memperkenalkan diversifikasi ikan lele melalui pembuatan fish stick. Pemilihan lele didasarkan pada potensi perikanan air tawar yang terdapat di Kauman Kidul. Sementara itu, Rizal memperkenalkan alternatif olahan lainnya melalui pembuatan ekado. Selain diversifikasi olahan, peserta juga memperoleh materi mengenai K3, HPP, pengemasan, pelabelan, dan pemasaran. Peserta kemudian diberikan booklet berisi materi kegiatan sebagai bahan referensi.
“Senang sekali mengikuti kegiatan ini karena bisa menambah ilmu. Ternyata ikan lele bisa diolah menjadi berbagai macam produk, dan sebelumnya beberapa dari kami belum tahu,” ujar Ibu Sri, salah satu peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 98 UNDIP berharap pengetahuan yang diberikan dapat membantu masyarakat memanfaatkan potensi hasil perikanan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan produk olahan berbas

