(19/8/2026) Tiga mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan  Universitas Diponegoro yaitu, Ammar Aventino, Hafizh Suryoprakoso, dan Hasbi Malik Asshiddiq, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Hauzan Arifin, S.Pi., M.Si., telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Tim II TA 2026/2027 di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, ketiganya berkontribusi aktif dalam merancang dan mengeksekusi serangkaian program pengabdian masyarakat. Mengangkat tema besar “Pengembangan Hilirisasi Produk Olahan Perikanan Berbasis Koperasi Merah Putih”, mereka mengintegrasikan keahlian di bidang teknologi hasil perikanan serta edukasi gizi ikan untuk mendorong potensi lokal desa.

Dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, tim menginisiasi hilirisasi komoditas perikanan lokal khususnya ikan lele yang selama ini mendominasi penjualan segar. Ammar Aventino mengawali langkah ini dengan merancang program pelatihan pengolahan dimsum ikan lele bagi ibu-ibu PKK di RW 03. Program tersebut mencakup sosialisasi potensi bisnis, pelatihan pengemasan, K3 dalam memasak, strategi pemasaran digital, hingga penyusunan booklet panduan resep. Melengkapi langkah inovasi pangan tersebut, Hasbi Malik Asshiddiq memimpin pelatihan diversifikasi olahan berupa pembuatan bakso ikan lele untuk kelompok PKK yang sama. Hasbi memberikan edukasi mengenai teknik produksi, penjaminan mutu, pengemasan, serta menyebarkan leaflet/booklet panduan sebagai acuan wirausaha mandiri bagi warga setempat.

Selain peningkatan nilai tambah produk, penguatan aspek gizi masyarakat melalui penyampaian edukasi gizi ikan menjadi pilar utama kegiatan. Hafizh Suryoprakoso memfokuskan kegiatannya pada intervensi pencegahan stunting melalui penyuluhan edukasi gizi seimbang berbasis kandungan gizi ikan di Integrated Healthcare Center Posyandu RW 01. Di samping memantau tumbuh kembang balita, Hafizh memberikan pemahaman komprehensif mengenai kandungan nutrisi ikan yang vital untuk pertumbuhan anak serta membuka ruang diskusi bagi para orang tua terkait pentingnya konsumsi ikan sejak dini. Hafizh juga memberikan edukasi mendalam kepada ibu-ibu PKK mengenai berbagai variasi bentuk produk olahan perikanan guna memperluas pemahaman warga akan manfaat gizi dari komoditas perikanan. Melalui sinergi antarprogram ini, keterpaduan antara pengembangan UMKM olahan perikanan (dimsum dan bakso lele), pencegahan stunting, serta edukasi gizi ikan untuk masyarakat berhasil direalisasikan secara optimal di Kelurahan Kauman Kidul.